HIMBAUAN DOA BERSAMA SERENTAK 14 MEI 2020
Disiplin Cegah Penyebaran Virus Corona (Covid-19) Mulai dari Diri Sendiri
SELAMAT HARI JADI PROVINSI SUMATERA UTARA KE 72
Turut Berduka Cita untuk Ibunda Presiden Joko Widodo
Turut Berduka Cita untuk Bapak H Syamsul Bahri Batubara SH
Himbauan Ketua DPRD Sumatera Utara
DPRD PROVINSI SUMATERA UTARA
Rumah Adat Sumatera Utara
Daerah Wisata Sumatera Utara
Rumah Ibadah Sumatera Utara

KETUA DPRD-SU MELAKUKAN PENINJAUAN KE KANTOR CAMAT MEDAN AMPLAS TERKAIT PENYEBARAN DAN PENANGANAN

Posted April 21, 2020
Written by user
Category Umum
KETUA  DPRD-SU MELAKUKAN PENINJAUAN  KE KANTOR CAMAT MEDAN AMPLAS
TERKAIT PENYEBARAN DAN PENANGANAN COVID-19

 
Dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Drs. Baskami Ginting melakukan peninjauan dan sosialisasi di Kantor Camat Medan Amplas Jl. Garu III No.111 A Kec. Medan Amplas, Senin (20/4).

Camat Medan Amplas Drs. Edi Mulia Matondang menjelaskan bahwa per tanggal 16 April 2020 kawasan Kecamatan Medan Amplas masuk dalam kawasan zona merah pandemi virus Covid-19 dengan jumlah Pelaku Perjalanan (PP) sebanyak 32 orang,  Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 15 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sedang menjalani rawat inap sebanyak 5 orang, positif Covid-19 sebanyak 1 orang dan meninggal dunia sebanyak 3 orang. Camat Medan Amplas menambahkan sejak tanggal 31 Maret 2020 Kecamatan Medan Amplas sudah membentuk Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan dimana sudah melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah wilayah Medan Amplas dan telah melakukan sosialisasi tentang Physical distancing ke tempat-tempat keramaian, akan tetapi tetap saja kesadaran dan kepedulian masyarakat tentang Physical distancing masih kurang disadari. Beberapa hari yang lalu pihak kecamatan telah meninjau stasiun angkutan umum di wilayah Medan Amplas namun yang didapati mereka belum menerapkan aturan “Physical distancing” terlebih lagi saat berada di ruang tunggu pool angkutan sehingga pihak Kecamatan Medan Amplas bersama dengan Dinas Perhubungan melakukan sosialisasi aturan pentingnya menjaga jarak diri. Terkait dengan anggaran, berdasarkan penjelasan Edi Mulia Matondang Kecamatan Medan Amplas telah mengajukan refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk penanganan pandemi Covid-19 yang digunakan untuk penyediaan APD bagi petugas yang patroli di wilayah Kecamatan Medan Amplas.

Terkait dengan bantuan sosial yang akan disalurkan oleh Pemerintah, Lurah Timbang Deli menjelaskan bahwa Kel. Timbang Deli sudah mendapatkan data-data penerima bantuan dari pihak Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Kota Medan, namun pihak kelurahan tidak tahu data yang mereka terima diambil dari mana dan mereka tidak diikutsertakan dalam melakukan pendataan warga. Sedikitnya kuota penerima bantuan sosial juga dikeluhkan pihak kelurahan sehingga dampaknya bisa menimbulkan kecemburuan sosial. 
 
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara akan menyurati Walikota Medan untuk merespon pengajuan refocusing Anggaran yang mana nantinya dana tersebut akan diambil dari anggaran pos perjalanan dinas. Terkait permasalahan data penerima bantuan sosial dihimbau kepada pihak Kecamatan menyurati Dinas Sosial Kota Medan dengan menyertakan lampiran data warga yang sesungguhnya. Persoalan ekonomi merupakan dampak paling dirasakan warga saat pandemi virus Covid-19, banyaknya pengangguran membuat tindak kejahatan semakin meningkat. Untuk itu Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara menghimbau agar warga selalu waspada dan tidak menggunakan aksesoris perhiasaan yang dapat mengundang kejahatan terjadi. Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara juga menambahkan perlunya kedisplinan dan kesadaran masyarakat untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid – 19 karena virus ini dapat menyerang siapa saja.