DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 74
DPRD PROVINSI SUMATERA UTARA
Rumah Adat Sumatera Utara
Daerah Wisata Sumatera Utara
Rumah Ibadah Sumatera Utara

Rapat Kerja/ Dengar Pendapat Komisi B DPRD-SU terkait Master Plan Geopark Danau Toba Tahun 2019

Posted August 6, 2019
Written by user
Category Umum
Rapat Kerja/ Dengar Pendapat Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara dengan
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara (Disbudparsu),
Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba (BP-GKT), serta
Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT)


 
Selasa (06/08/2019). Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara melaksanakan Rapat Kerja/ Dengar Pendapat dengan Disbudparsu, BP-GKT, serta BPODT dengan agenda Mendiskusikan tentang Master Plan Geopark, BPODT dan Perencanaan Program Kegiatan Tahun 2019. Rapat ini dilaksanakan di Ruang Rapat Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara dan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara (Ir. H. Iskandar Sinaga). Dalam Rapat ini turut dihadiri oleh Anggota Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara lainnya yaitu Zulkifli, S.Pd.I dan Hj. Zuraidah Ghina, SE serta dihadiri oleh perwakilan BP-GKT dan BPODT.
 
            Dalam Rapat ini, pihak BP-GKT menyampaikan bahwa masih ada keterbatasan dari General Manager Geopark dan Geosite, kemudian berharap semua Kabupaten yang berada di sekitar Danau Toba bisa membantu manajemen Geopark dan Geosite. Pihak BPODT menyampaikan bahwa untuk Bulan September ini Pembangunan masih fokus pada pengerjaan The Kaldera Toba Nomadic Escape yang berada di lahan Zona Otorita Pariwisata Danau Toba, Daerah Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir.
            Sebagai kesimpulan pada Rapat Kerja ini, Pimpinan Rapat berharap pihak-pihak yang mengurus Geopark dapat memenuhi Standar UNESCO. Kemudian meminta kerjasama dengan Korea yang membantu dari aspek budaya, terutama bahasa, serta kerjasama dengan Jepang yang membantu pengelolaan sampah, agar dapat dijalankan dengan baik. Pimpinan Rapat juga meminta pihak-pihak terkait agar bisa memberikan edukasi kepada masyarakat agar wisatawan bisa merasa nyaman, dan melakukan standarisasi kepada Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) yang ada di sekitar tempat wisata Danau Toba.