DPRD PROVINSI SUMATERA UTARA
SUMPAH PEMUDA KE 91
SELAMAT KEPADA PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN RI
Rumah Adat Sumatera Utara
Daerah Wisata Sumatera Utara
Rumah Ibadah Sumatera Utara

UNJUK RASA KOMITE RAKYAT BERSATU UNTUK AGRARIA ( KTM (KOMITE TANI MENGGUGAT- KRA (KOMITE REVOLUSI AG

Posted February 6, 2019
Written by user
UNJUK RASA KOMITE RAKYAT BERSATU UNTUK AGRARIA ( KTM (KOMITE TANI MENGGUGAT- KRA (KOMITE REVOLUSI AGRARIA)


Unjukrasa Komite Rakyat Bersatu untuk Agraria ( KTM (Komite Tani Menggugat- KRA (Komite Revolusi Agraria) dengan jumlah  massa 1000 (Seribu) orang  melakukan unjuk  rasa di Kantor DPRD - SU pada Rabu, 6 Februari 2019 pukul 12.00 Wib. Para peserta aksi diterima berdialog di depan Gedung DPRD-SU oleh Bapak Robert Lumban Tobing, SE, Ak, M.Si (Ketua Komisi E DPRD-SU), H.Syamsul Qodri Marpaung, Lc (Komisi E DPRD-SU), Siti Aminah Br. Perangin-Angin, SE, MSP (Komisi E DPRD-SU), Dr. Horas P. Rajagukguk, SpB, Finacs (Komisi E DPRD-SU), H.M. Dahril Siregar, SE (Komisi E DPRD-SU), Drs. Safaruddin Siregar (Komisi E DPRD-SU) dan Firman Sitorus, SE (Komisi E DPRD-SU)
 
Delegasi Komite Rakyat Bersatu untuk Agraria ( KTM (Komite Tani Menggugat- KRA (Komite Revolusi Agraria) Menuntut 6 (Enam) pernyataan sikap yang tercantum dalam statement/pernyataan sikap sebagai berikut :
  1. Jangan jadikan penangkapan Musa Idi Shah (Dodi Shah) menjadi persoalan politik dan agama
  2. Meminta DPRD Sumatera Utara & Gubernur agar mendesak Kapoldasu:
  • Manangkap & memenjarakana Dodi Shah (Musa Idi Shah) yang sudah dinyatakan sebagai tersangka oleh Polda Sumatera Utara dalam kasus Alih Fungsi Hutan Lindung menjadi perkebunana Sawit untuk kepentingan pribadi
  • Menangap seluruh Oknum (yang berada di Dinas Perkebunana , Dinas kehutanan, BPN) yang terlibat dalam ahli fungsi hutan/lahan menjadi perkebunana Sawit milik PT. ALAM
  • Menangkap seluruh mafia hutan/tanah di Sumatera Utara yang mengalih funsikan Hutan Negara/Tanah NHegara menjadi perkebunana maupun RealEstate untuk kepentingan pribadi. (Darsono- Helvetia, Mafia Tanah- Selambo, Tamin Sukardi- PT. BINJAI DURAHMAN INDAH LESTARI di Tunggurono, Alex Ketaren- Durian Tonggal, Tonggam Gultom, Al Wiliyah-Marendal, Dll) setra 12 Kasus alih fungsi hutan yang sudah masuk di Polda Sumut).
  • Menangkapa mafia, actor intelektual, donator atas adanya penyerangaan, intimidasi dan perusakan terhadap rumah warga yang dilakaukan sejumlah preman yang terjadi di Selambo & di dusun Ghermenia Klambir V Kebun
  • Mengusut, menindak & menagkap oknum-oknum BPN & PTPN II yang terlibat atas terbitnya 227 sertifikat hak milik diatas tanah HGU PTPN II Kebun Kelambir V (Datuk Unggut) serta terbitnya Sertifikasi PT. Dewan Putera Manggala seluas 10 Hektar di Kecamatan Beringgin Emplasemen Kwala Namu
  • Menyita tanah seluas 366 Hektar milik Pt. ALAM (Anugerah Langkat Makmur) untuk didistribusiakan kepada masyarakat miskin tak bertanah
  • Mengusut terbitnya Surat-Surat tanah dari kelurahan /Desa/Camat di atas tanah Eks HGU PTPN II
  1. Meminta Bapak Gubernur & DPRD Sumut agar mendesak BPN Sumatera Utara, Dinas Perkebunana & Dinas Kehutanana:
  • Mengukur ulang atas tanah yang dikuasai oleh PT. ANUHERA SEWINDO yang berada di sampali –Sentis
  • Mengukur Ulang dan meninjau seluruh HGU/HPH/HGB?Izin Prinsip, dsbnya yang diberikan kepada perkebunana dan perusahaan yang ada di Sumatera Utara dengan mengikut sertakan kelompok tani, aktifis agrarian/tani, aktifis mahasiswa, jurnalis dan akademis
  • Mempublikasikan secara terbuka dan berulang-ulang ke media massa daftar nomatif penerima lahan Eks HGU PTPN II seluas 2.216 Ha dari 5.873,06 Ha yang akan dilepas Menteri BUMN
  1. Meminta kepada Bapak Gubernur & DPRD Sumatera Utara agar meninjau kelapangan atas adanya Real Estate/Perumahan mewah diatas Tanah HGU/Ekas HGU PTPN II dan segera melaporkannya kepada Kapildasu agar melakukan tindakan tegas kepada developer/Perusahaan yang menguasai tanah-tanah tersebut
  2. Selesaikan seluruh konflik agrarian yang terjadi di Sumatera Utara, yang berkonflik antara masyarakat dengan perkebunana Negara (PTPN II,III,& IV), Swasta (PT.SMA, PT. Ledong West, dll) Asing (PT. Bridgestone, PT. Socfindo), Developer, Preman & Mafia Tanah
  3. Distribusikan seluruh tanah-tanah Eks HGU PTPN II kepada rakyat miskin (Abang Becak, Buruh, Nelayan, Supir, Petugas Kebersihan, Tukang Pangkas, dsbnya) sesuai dengan program Nawa Cita Bapak Presiden Jokowi 9 juta hektar tanah untuk rakyat
‚Äč
Menyikapi aspirasi yang telah diterima oleh Tim Penerima Unjuk Rasa/ Aspirasi DPRD Provinsi Sumatera Utara oleh  Bapak Robert Lumban Tobing, SE, Ak, M.Si (Ketua Komisi E DPRD-SU), H.Syamsul Qodri Marpaung, Lc (Komisi E DPRD-SU), Siti Aminah Br. Perangin-Angin, SE, MSP (Komisi E DPRD-SU), Dr. Horas P. Rajagukguk, SpB, Finacs (Komisi E DPRD-SU), H.M. Dahril Siregar, SE (Komisi E DPRD-SU), Drs. Safaruddin Siregar (Komisi E DPRD-SU) dan Firman Sitorus, SE (Komisi E DPRD-SU)  menyampaikan pendapat sebagai berikut:
  • Mengapresiasi kedatangan dari Komite Rakyat Bersatu untuk Agraria ( KTM (Komite Tani Menggugat- KRA (Komite Revolusi Agraria)  dan akan menyampaikan aspirasinya kepada Pimpinan DPRD-SU untuk ditindak lanjuti sesuai peraturan yang berlaku.
  • Komisi E akan menjadwalkan di Banmus pada bulan Maret untuk mengadakan  Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menggundang Gubernur Sumatera Utara, Kapolda, Polres Belawan, BPN, Departemen Kehutanan, Dinas Perkebunan,  Perwakilan Komite Rakyat Bersatu untuk Agraria ( KTM (Komite Tani Menggugat- KRA (Komite Revolusi Agraria)
  • Alamat jalan Pintu Air No. 10 A Hp 0812 6306 2806 An Unggul T. Bolon (KTM)