DPRD PROVINSI SUMATERA UTARA
SUMPAH PEMUDA KE 91
SELAMAT KEPADA PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN RI
Rumah Adat Sumatera Utara
Daerah Wisata Sumatera Utara
Rumah Ibadah Sumatera Utara

UNJUK RASA ALIANSI GABUNGAN PEDULI DANAU TOBA

Posted February 18, 2019
Written by user
UNJUK RASA ALIANSI GABUNGAN PEDULI DANAU TOBA

Unjukrasa Aliansi Gabungan Peduli Danau Toba dengan jumlah  massa 100 (Seratus) orang  melakukan unjuk  rasa di Kantor DPRD - SU pada Jumat, 18 Februari 2019 pukul 12.00 Wib. Sebagai perwakilan para peserta aksi diterima berdialog/ duduk bersama di Ruang Banmus sebanyak (28) orang oleh Bapak H. Robby Anangga, SE (Ketua Komisi B ), Bapak Richard Pandapotan Sidabutar, SE (Anggota Komisi B), Ibu Sarma Hutajulu, SH (Anggota Komisi A), Bapak Leonard Surungan Samosir, BA (Anggota Kimisi D)  Bapak Donald Lumban Batu, SE (Anggota Komisi D) dan Bapak Samsul Sianturi,SH (Anggota Komisi D)
 
Delegasi Aliansi Gabungan Peduli Danau Toba Menuntut 3 (Tiga) pernyataan sikap yang tercantum dalam statement/pernyataan sikap sebagai berikut :
  1. Kepada Pemerintah Bapak Presiden Republik Indonesia yang terhormat Bapak Ir. Joko Widodo melalui Menteri Kemaritiman Bapak Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Lingkungan Hidup Ibu Siti Nurbaya Bakar untuk memanggil para pemilik Perusahaan dan meminta pertanggung jawaban perusahaan PT. Aquafarm Nusantara, PT. Toba Pulp Lestari (TPL), PT. Allegrindo Nuantara, PT. Simalem Resotr, PT. Japfa yang telah merusak lingkungan kawasan pariwisata danau toba yang diduga dengan sengaja merusak ligkungan kawasan danau toba dan membuang limbahnya ke Danau Toba serta mencabut perijinan yang telah diberikan kepada perusahaan-perusahaan tersebut karena mencederai program pemerintah mewujudkan Destinasi Wisata International Geopark Kaldera Toba  
  2. Mendesak Bapak/Ibu Wakil Rakyat kami Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Komisi D untuk segera melakukan RDP mengenai pertanggung Jawaban dan pencabutan izin perusahaan-perusahaan terkait perusak lingkungan kawasan danau toba dan pencemaran air danau toba akibat pembangunan limbah yang diduga dilakukan oleh perusahaan PT. Aquafarm Nusantara, PT. Toba Pulp Lestari (TPL), PT. Allegrindo Nuantara, PT. Simalem Resotr, PT. Jabfa. Dimana hal tersebut telah melanggar ketentuan Peraturan perundang-undangan Thn. 2009 tentang Pengerusakan Lingkungan Hidup.
  3. Meminta Kepada Bapak Kapolda Sumatera Utara agar Menggungkap dan mengusut sampai tuntas serta menangkap para mafia-mafia dan oknum-oknum yang berkerjasama memuluskan kegiatan perusahaan lingkungan kawasan pariwisata danau toba yang menyebabkan rusaknya ekosistem dikawasan danau toba.
 
Menyikapi aspirasi yang telah diterima oleh Tim Penerima Unjuk Rasa/ Aspirasi DPRD Provinsi Sumatera Utara oleh  Bapak H. Robby Anangga, SE (Ketua Komisi B ), Bapak Richard Pandapotan Sidabutar, SE (Anggota Komisi B), Ibu Sarma Hutajulu, SH (Anggota Komisi A), Bapak Leonard Surungan Samosir, BA (Anggota Kimisi D)  Bapak Donald Lumban Batu, SE (Anggota Komisi D) dan Bapak Samsul Sianturi,SH (Anggota Komisi D)  menyampaikan pendapat sebagai berikut:
  • Mengapresiasi kedatangan dari Aliansi Gabungan Peduli Danau Toba yang telah menyampaikan Aspirasinya
  • tatement telah diterima oleh Tim Penerima Unjuk Rasa dan akan disampaikan kepada Pimpinan DPRD-SU untuk ditindak lanjuti sesuai peraturan yang berlaku
  • Untuk Tindak Lanjut Aspirasi Tim akan mengusulkan kepada Pimpinan untuk membentuk Pansus DANAU TOBA DPRD-SU
  • Untuk Komisi D akan menjadwalkan di Banmus pada bulan Mei 2019 Mengadakan Rapat  Dengar Pendapat (RDP) Gabungan dengan Komisi A,B, dan Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara menggundang pihak terkait yaitu Polda Sumatera Utara, Dinas Lingkungan Hidup PT. Aquafarm Nusantara, PT. Toba Pulp Lestari (TPL), PT. Allegrindo Nusantara, PT. Simalem Resotr, PT. Jabfa dan Aliansi Gabungan Peduli Danau Toba dengan membawa data-data yang lengkap dan akurat
‚Äč